Oleh: Bidayatul Hidayah
Entah mulai dari mana saya ingin menceritakan pengalaman pribadi saya. ini bukan tentang mempublikasikan keburukan atau bahkan pamer kelebihan. kekurangan saya banyak, dan kelebihan saya tidak ada. lebih tepatnya saya ingin sharing aja. kira-kira apa yang teman-teman alami sama nggak sih seperti saya? nama saya Bidayatul Hidayah, banyak teman-teman memanggil saya Bida, lebih seringnya Bidul, Bidutt dll. terserah mereka mau panggil apa yang penting nyaman aja lah. saya anak pertama dari empat bersaudara, adik saya masih kecil-kecil, itu sebab pendorong utama yang membuat saya lebih semangat untuk berkarya. banyak tuntutan mengenai anak pertama. anak pertama dituntut lebih berhasil dalam hal apapun. karena anak pertama yang akan menjadi penopang untuk adik-adiknya, anak pertama yang akan menjadi pelindung untuk adik-adiknya, anak pertama yang akan menjadi orangtua kedua untuk adik-adiknya. tak ada pikiran lain yang ada dibenak saya selain "apa yang bisa saya berikan untuk mereka". seolah ini menjadi tekanan pokok yang selalu ada dalam ingatan.
Saya kuliah di salah satu perguruan islam negeri. bapak saya menuntut saya agar supaya saya menjadi seorang guru. karena baginya guru adalah pekerjaan yang mulai sekaligus terhormat. sedikitpun tak pernah terlintas dalam bayangan saya menjadi seorang guru, saya tidak memiliki jiwa seorang pendidik, sama sekali tak punya. saya semester tua di kampus, bisa dikatakan udah mau kadaluarsa lah, tapi skripsiii alhamdulillah udah clear tinggal nunggu sidang saja. siapa bilang setelah skripsiii selesaii kita bisa bernafas lega? jangan dikira teman itu awal penderitaan. itu awal kehidupan, ketika kita sudah wisuda itu artinya kita harus siap dalam segala hal, siap ilmu kita dibutuhkan untuk masyarakat, siap mencari uang sendiri, siap mandiri dan berdiri sendiri dll. sejujurnya saya sudah malu minta uang sama ortu. hahah mau gimana lagi??
kulaih dituntut untuk cepet wisuda, wisuda dituntut untuk cepat kerja, sudah kerja dituntut untuk menikah, itulah hidup yang sebenarnya, terlalu banyak tuntutan yang harus kita jalani. bagi saya berbakti terhadap orangtua cukup dengan tiga tadi, wisuda, kerja, nikah.... tapi lihat proses yang cukup waooow bagi saya, harus memiliki keberanian ekstra...
Bidayatul Hidayah
Rabu, 08 November 2017
Senin, 01 Agustus 2016
Rabu, 18 Mei 2016
Ayah, Maafkan Putrimu
Tak terasa...
Waktu berganti begitu cepatnya.
Kini putri kecilmu dulu telah menjadi besar.
Tapi apa yang bisa aku berikan kepadamu?
Apa yang dapat aku persembahkan untukmu?
Apa???? Bagaimana???
Maafkan aku ayah...
Untu mengembalikan seluruh keringatmu.
Untuk meluruskan tulang sendimu
Untuk memutihkan kulit terbakarmu
Untuk mengganti jeripayahmuu
Aku tak mampu...
Bagaimana mungkin aku membahagiakan mu..
Sementara aku tak mampu membahagiakan diriku sendiri..
Ku sibuk merangkai masa depan...
Ku sibuk mencintai laki laki lain yang baru masuk dalam kehidupan..
Ku sibuk memperdulikan orang yang sama sekali tak mempedulikan aku..
Maafkan aku ayah...
Maafkan aku.....
Hingga ku lupa betapa engkau tak akan tergantikan...
Hingga ku tak berkaca darimana sebab aku menjadi seperti ini..
Itu semua dari kerja keras tetes keringat pundak merapuh wajah melusuhmu....
Hanya untuk putrimu..
Ya Allah yang maha Cinta..
Sayangi ayahku.. sebagaimana kau sayangi para kekasihmu...
Haramkan api nerka baginya..
Waktu berganti begitu cepatnya.
Kini putri kecilmu dulu telah menjadi besar.
Tapi apa yang bisa aku berikan kepadamu?
Apa yang dapat aku persembahkan untukmu?
Apa???? Bagaimana???
Maafkan aku ayah...
Untu mengembalikan seluruh keringatmu.
Untuk meluruskan tulang sendimu
Untuk memutihkan kulit terbakarmu
Untuk mengganti jeripayahmuu
Aku tak mampu...
Bagaimana mungkin aku membahagiakan mu..
Sementara aku tak mampu membahagiakan diriku sendiri..
Ku sibuk merangkai masa depan...
Ku sibuk mencintai laki laki lain yang baru masuk dalam kehidupan..
Ku sibuk memperdulikan orang yang sama sekali tak mempedulikan aku..
Maafkan aku ayah...
Maafkan aku.....
Hingga ku lupa betapa engkau tak akan tergantikan...
Hingga ku tak berkaca darimana sebab aku menjadi seperti ini..
Itu semua dari kerja keras tetes keringat pundak merapuh wajah melusuhmu....
Hanya untuk putrimu..
Ya Allah yang maha Cinta..
Sayangi ayahku.. sebagaimana kau sayangi para kekasihmu...
Haramkan api nerka baginya..
Selasa, 10 Mei 2016
Surat Untuk Calon Imamku
Oleh; Bidayatul Hidayah
Untuk Laki laki yang saya sayang yang selalu ada dalam ingatan. saya beranikan diri untuk menulis kalimat dengan pena tak bertinta. saya tahu kodrat saya sebagai seorang wanita yang akan terus ditata. saya tahu posisi saya dibawahmu. saya sangat tahu bahwa kau adalah seoramng laki laki yang akan terus menjadi raja. saya paham betul, saya mencari ilmu bukan untuk menyaingi jabatanmu. saya belajar untuk membina sebuah masa depan. saya belajar untuk mempersiapkan diri menjawab pertanyaan-pertanyaan cerdas dari anakmu, jika saya bodoh, lantas jawaban apa yang mampu saya tuahkan?. calon imamku, pahamilah saya, bisakah kau turuti permintaan sederhana saya? saya tak minta sepenggal hartamu, karena bagi saya menjadi wanita baik adalah sebaik-baiknya harta paling berharga dalam dunia ini. maka dari itu saya yang tak mampu sempurna selalu berusa menta segalanya. kau akan kelihatan manis jika kau buang sebatang permen berasap, itu sebabnya aku akan selalu menghawatirkanmu, kau akan kelihatan gagah manakala seluruh nafasmu tak akan meninggalkan lima waktumu, itu sebabnya saya selalu berharap kamu selalu ada dalam rido-Nya. bisakah kau menuruti permintaan sederhana saya? saya bukan wanita pengatur laki-laki. saya tak sedurhaka itu, saya hanya ingin mempersiapkan calon ayah yang soleh untuk pangeran kecilku kelak, tak hanya itu, saya juga selalu berharap pada Sang pencipta Cinta, agar dimudahkan langkahmu menuju saya.
Untuk Laki laki yang saya sayang yang selalu ada dalam ingatan. saya beranikan diri untuk menulis kalimat dengan pena tak bertinta. saya tahu kodrat saya sebagai seorang wanita yang akan terus ditata. saya tahu posisi saya dibawahmu. saya sangat tahu bahwa kau adalah seoramng laki laki yang akan terus menjadi raja. saya paham betul, saya mencari ilmu bukan untuk menyaingi jabatanmu. saya belajar untuk membina sebuah masa depan. saya belajar untuk mempersiapkan diri menjawab pertanyaan-pertanyaan cerdas dari anakmu, jika saya bodoh, lantas jawaban apa yang mampu saya tuahkan?. calon imamku, pahamilah saya, bisakah kau turuti permintaan sederhana saya? saya tak minta sepenggal hartamu, karena bagi saya menjadi wanita baik adalah sebaik-baiknya harta paling berharga dalam dunia ini. maka dari itu saya yang tak mampu sempurna selalu berusa menta segalanya. kau akan kelihatan manis jika kau buang sebatang permen berasap, itu sebabnya aku akan selalu menghawatirkanmu, kau akan kelihatan gagah manakala seluruh nafasmu tak akan meninggalkan lima waktumu, itu sebabnya saya selalu berharap kamu selalu ada dalam rido-Nya. bisakah kau menuruti permintaan sederhana saya? saya bukan wanita pengatur laki-laki. saya tak sedurhaka itu, saya hanya ingin mempersiapkan calon ayah yang soleh untuk pangeran kecilku kelak, tak hanya itu, saya juga selalu berharap pada Sang pencipta Cinta, agar dimudahkan langkahmu menuju saya.
Rabu, 16 September 2015
SEANDAINYA SAYA MENJADI PRESIDEN
Tugas Mata Kuliah Bahasa Indonesia
oleh: Bidayatul Hidayah
oleh: Bidayatul Hidayah
Jika saya menjadi seorang Presiden, akan saya satukan rasa kepedulian
mereka untuk bekerja sama menjadikan
Indonesia menjadi yang lebih baik lagi. Akan saya buat perbedaan baru tentang
bagaimana cara mensejahterakan rakyat Indonesia. Menjadi seorang Presiden
adalah amanah yang diberikan oleh seluruh warga Negara, seseorang yang diangkat
menjadi Presiden berarti ia dipercaya oleh rakyat yang telah mendukungnya. Dan ketika itu saya ingin
seluruh masyarakat merasa bahwa mereka semua bisa berkontribusi. Tidak
hanya menunggu hasil buruan dari induknya, akan tetapi mampu berburu sendiri.
Kita bisa melihat bahwa saat ini gerakan-gerakan sosial sudah begitu menjamur
di masyarakat. Mereka melakukan hal-hal kebaikan tanpa pamrih, satu hal yang
mampu menggerakan mereka, yaitu rasa kepedulian. Karena didalam rasa kepedulian
yang kuat mengandung rasa cinta yang akan mendorang rakyat untuk bersatu,
berpegang teguh dalam menjalani hidup yang makmur dan sejahtera.
Sebagai seorang muslim, saya akan memimpin negaraku menggunakan pedoman
berdasarkan Al-Quran, karena Al-Quran mencakup segala hukum yang ada di dunia
ini, dan sudah terbukti kebenarannya, isi
kandungan Al-Quran mencakup segala aspek kehidupan, Al-Quran juga mengikuti
perkembangan zaman. Dan saya akan menganut ajaran Nabi Muhammad SAW, karena
sebaik-baiknya pemimpin di dunia ini adalah Nabi Muhammad SAW. Terbukti dari
keadilannya, kejujurannya, dan jiwa kepemimpinannya. Beliau tidak fanatik dalam
memimpin kaumnya. Meskipun saya tahu di Indonesia bukanlah negara Islam.
Indonesia adalah negara Bineka Tunggal Ika, itu artinya negara yang beraneka ragam
suku, budaya, ras, dan keagamaan. tetapi tetap menjunjung tinggi nilai
persatuan. syarat utama menjadi seorang pemimpin adalah adil, di dalam kontek
ini yang saya maksud adil adalah seorang Presiden tidak membeda-bedakan antara
suku, ras, kebudaya’an. Dan yang paling penting seorang presiden tidak
membeda-bedakan Agama. bukanlah perbedaan yang akan menjadi penghalang, akan
tetapi ketidak bersatuan yang akan menjadi penghambat bersatunya suatu negara.
Menjadi presiden bukanlah keinginan besarku, karena sebelum kita
memimpin bangsa kita. Kita harus benar-benar mampu memimpin diri kita sendiri,
setelah itu kita pimpin orang-orang yang ada di dekat kita, keluarga kita,
tetangga kita, hingga kita mampu memimpin negara kita dengan baik. Saya tidak
pernah bermimpi menjadi seorang Presiden sebelumnya, tetapi setidaknya saya
mempunyai gambaran tentang bagaimana menjadi seorang pemimpin yang bijaksana,
arif dan adil.
MATA KULIAH SEJARAH PERADABAN ISLAM
PERTUMBUHAN DAN
PERKEMBANGAN PERADABAN EROPA
MAKALAH
Disusun
Guna Memenuhi Tugas
Mata
Kuliah: Sejarah Peradaban Islam
Dosen
Pengampu: Drs. H. Mustopa, M.Ag
Disusun
Oleh:
1.
Bidayatul
Hidayah (133311033
2.
Adib
Af’al (133311034)
3.
Irrodatus
Salamah (133311035)
4.
Durrotun
Nafisah (133311036)
FAKULTAS
ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN
INSTITUT
AGAMA ISLAM NEGERI WALISONGO
SEMARANG
2013
I.
PENDAHULUAN
Peradaban Islam yang dulunya maju pesat dan
menjadi sorotan dunia di sekitar abad ke-16. Kini peradaban Islam menjadi
lumpuh dan terbelakang. Di karenakan peradaban Eropa yang selalu berusaha keras
untuk maju dan juga belajar khasanah dari peradaban Islam. Belajar
menerjemahkan karya Ilmiah dari peradaban Islam sehingga peradaban Eropa
menemukan jalan keluar atau solusi untuk maju dan solusi untuk meninggalkan
keterpurukan.
Setelah belajar banyak dari
peradaban Islam, peradaban Eropa telah berhasil menemukan penemuan-penemuan
yang tidak ternilai harganya. Eropa menjadi maju dalam dunia perdagangan karena
tidak lagi tergantung kepada jalur lama yang di kuasai oleh umat Islam pada
waktu itu.
Kegigihan peradaban Eropa untuk maju sangatlah besar,
sehingga peradaban Eropa menemukan dinding laut yang di ubah menjadi jalan
raya. Kini Eropa yang dahulunya terbelakang menjadi yang di pertuan di lautan.
Dan demikian yang di pertuan di dunia. Maka terjadilah perubahan nasib yang
maha dahsyat dalam sejarah seluruh umat manusia.
II.
RUMUSAN MASALAH
A. Bagaimana
cara Eropa untuk maju?
B. Apa saja penemuan-penemuan Eropa atas
penelitiannya?
C. Apa saja yang menjadi penyebab atas kemunduran
islam?
III.
PEMBAHASAN
A. Kemajuan atau kebangkitan Eropa
Islam dahulu mengalami kemajuan yang
sangat pesat yang berada di bawah pimpinan Turki Usmani. Yang pada waktu itu
Islam mengalami kemajuan yang sangat pesat bahkan menjadi sorotan dunia.
Berbanding dengan peradaban Eropa yang mengalami keterbelakangan dan kebodohan.
Tetapi karena kegigihan dan keuletan
peradaban Eropa untuk maju melangkah demi terwujudnya kebangkitan negaranya. Orang-orang
Eropa belajar khasanah dari peradaban Islam, belajar menerjemahkan karya
ilmiah, dari orang-orang islam. Setelah menggali banyak ilmu dari peradaban
Islam, orang-orang eropa kembali ke negaranya masing-masing, lalu mendirikan
lembaga pendidikan dan menyalurkan ilmu-ilmu yang telah di pelajari banyak dari
peradaban Islam.
Dalam perkembangan selanjutnya
Eropa melahirkan ‘’Renaissance Revormasi’’
dan ‘’Rasionalisme di Eropa’’. Sementara
itu pada abad 17 M dunia Islam mengalami kemunduran. Di sebabkan karena
lahirnya ‘’Renaissance’’ dari
peradaban Eropa. Gerakan ini terbukti melahirkan perubahan-perubahan besar
dalam sejarah dunia. Keberhasilan bangsa-bangsa Eropa dalam menemukan banyak
penelitian dan menaklukan lautan, menjelajahi benua yang dulunya masih meliputi
kegelapan.
Dengan temuan-temuan itu, Eropa
memperoleh kemajuan-kemajuan dalam dunia perdagangan. Karena Eropa tidak
tergantung lagi dengan jalur lama yang di kuasai oleh umat Islam dahulu. Dengan
itu terangkatnya perekonomian-perekonomian bangsa eropa. Di susul pula dengan
penemuan-penemuan dan perkembangan dalam bidang ilmu pengetahuan, dan semakin
cepatnya perkembangan itu di temukan mesin uap dan semacam teknologi. Yang
kemudian melahirkan Revolusi Industri di Eropa. Dan juga tegnologi perkapalan
berkembang dengan pesat, sehingga Eropa menjadi
penguasa lautan dan kebebasannya melakukan kegiatan perekonomian dan
perdagangan ke seluruh dunia tanpa hambatan dari peradaban islam. Lengkap sudah kejayaan
peradaban Eropa atas Islam.
Sedangkan kaum Islam tertinggal
jauh atas Eropa.
Tertinggal
dari segi;
a) Perekonomian
b) Ilmu pendidikan
c) Kebudayaan
d) Tegnologi
e) Industri perang persenjataan
f) Dan Militer.
Padahal pada waktu-waktu itu,
sebelumnya Islam di bawah pimpinan Turki Utsmani telah mengalami keunggulan
yang diakui seluruh dunia. Yang akhirnya benturan-benturan dari kekuatan Eropa
itu menyadarkan umat Islam, bahwa Islam telah tertinggal jauh dari Eropa.
Padahal Eropa dulunya belajar banyak dari peradaban Islam, sekarang telah
berputar arah menjadi Islam yang belajar banyak dari eropa. Dengan semua itu
akhirnya Islam berada di bawah kekuasaan Eropa.
B. Penemuan-Penemuan Hebat Peradaban Eropa
1. Sejak abad ke-12M, setelah Eropa belajar
dari Islam eropa berhasil menemukan “Renaissance
Revormasi” dan “Rasionalisme di
Eropa”.
2. Setelah Eropa menyelidiki rahasia alam,
Eropa menemukan dua penemuan yang sangat berarti yaitu;
a. Menemukan benua amerika pada tahun 1492M
yang di temukan oleh Chrystoper Colombus.
b. Menemukan jalan ke timur melalui tanjung
harapan pada tahun 1498M oleh Vasco Da Gama.
3. Menaklukan lautan dan menjelajahi benua
yang sebelumnya masih meliputi kegelapan.
4. Penemuan tegnologi dan militer.
C. Penjajahan Eropa atas Islam
Saat islam mengalami kemunduran di
periode pertengahan pada periode ini Islam mulai bermunculan pemikiran
pembaharuan dalam islam. Gerakan pembaharuan itu paling tidak muncul karena dua
hal yaitu:
1. Timbulnya kesadaran kalangan ulama’
bahwa banyaknya ajaran-ajaran asing yang masuk dan di terima sebagai ajaran
islam. Padahal ajaran-ajaran itu bertentangan dengan semangat ajaran islam yang
sebenarnya. Contoh: Bid’ah, Khurafat, dan Tahayyul.
Dan ajaran-ajaran itulah menurut mereka yang membawa Islam menjadi mundur. Dan
dari sinilah Islam berusaha bangkit untuk membersihkan Islam dari ajaran-ajaran
atau paham-paham seperti itu.
2. Pada periode ini juga, Islam sadar akan
ketertinggalannya di bidang politik. Dengan itu Islam berusaha bangkit dengan
mencontoh peradaban barat dengan masalah politik dan peradaban untuk
menciptakan “Blance of Power”.
Sebagaiman
telah di sebut ketika tiga kerajaan besar Islam yang sedang mengalami
kemunduran seperti:
a) Kerajaan syafawi hancur di awal abad
ke-18 M
b) Kerajaan Mughal hancur pada awal paro
kedua abad ke-19 M di tangan Inggris
c) Kekuatan Islam terakhir di dalam
pimpinan Utsman di Turki yang masih di segani oleh lawan. Akan tetapi yang
terakhir inipun terus mengalami kemunduran demi kemunduran, sehingga di juluki
sebagai “The Sick Man of Eorope”
(Orang sakit dari Eropa). Dan kelemahan-kelemahan inilah yang menyebabkan eropa
dapat mencaplok atau menduduki dan
menjajah Negeri-negeri Islam dengan mudah.
D. Eropa dan sentuhan peradaban Eropa.
Melalui interaksinya dengan dunia islam,
Eropa menyadari keterbelakangan dan ketertinggalan mereka. Interaksi tersebut
menyebabkan adanya sentuhan peradaban Islam terhadab mereka. Proses persentuhan
itu terjadi melalui konflik-konflik bersenjata, seperi dalam perang salib
maupun melalui cara-cara damai seperti di Andalusia.
Bagaimanapun juga dalam bidang peradaban
menteri, Eropa berhutang budi terhadab perang salib. Perang ini telah membawa
kaum kristen ke dalam kontak langsung dengan orang-orang muslim di tanah Islam
itu sendiri orang-orang Kristen mendapati bahwa di levan banyak hal baru bagi
mereka dan teknik-teknik yang tidak di kenal di barat.oleh karena itu ketika
terjadi genjatan senjata, mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk mempelajari
teknik-teknik baru di bidang pertanian, industri dan kerajinan, serta melakukan
hubungan perdagangan dengan orang-orang muslim. Tidak sedikit di antara
orang-orang Kristen yang ikut perang salib adalah para saudagar yang
berpendapat bahwa perang ini merupakan kesempatan untuk mengadakan hubungan
dagang baru. Lama kelamaan perang salib menyesuaikan diri dengan usaha politik
perdagangan bandar-bandar Italia, terutama Vinesa. Selain itu kota-kota
perdagangan di Italia Utara, Jerman Selatan dan Belanda juga mulai berkembang
akibat perang salib. Dari kota-kota inilah yang mengakibatkan kemunculan Renaissance.
Selain melalui perang salib, cara lain
terjadinya sentuhan peradaban Islam terhadab Eropa adalah melalui cara yang
murni damai di Andalusia. Ketika Eropa masih larut di dalam keterbelakangannya,
Andalusia tumbuh dalam kemajuan dan kegemilangan peradaban. Ustadz Muhammad
al-Husaini Rakha mengatakan: Di antara bukti kebesaran peradaban Spanyol bahwa
di Cordova saja terdapat 50 Rumah sakit, 900 Toilet, 800 Sekolah, 600 Masjid,
perpustakaan umum yang memuat 600.000 buku dan 70 perpustakaan pribadi lainnya.
Orang-orang Eropa aktif berinteraksi dengan
orang-orang Arab dan mengambil ilmu dari
mereka serta mengambil manfaat dari peradaban mereka. Orang-orang Eropa datang
ke Andalusia untuk belajar di Universitas-universitas umat Islam. Diantara
mereka terdapat para tokoh gereja dan para bangsawan. Sebagai contoh: Salah
seorang yang sangat luar biasa kepandaiannya pada abad X yang bernama Gerbert
d’aurillact. Ia menjadi paus prancis pertama di bawah gelar Sylvester II. Dan
orang-orang Eropa yang belajar di Andalusia itu melakukan gerakan penerjemah
kitab-kitab para ilmuan Muslim yang berbahasa arab ke bahasa latin dan mulailah
buku-buku tersebut di ajarkan di perguruan-perguruan tinggi barat. Ketika itu Bahasa Arab menjadi
bahasa terdepan di dunia. Dalam masalah ilmu pengetahuan harus pandai berbahasa
arab. Bercakap-cakap menggunakan Bahasa tersebut merupakan bukti tingkat
wawasan yang tinggi.
Banyak orang Barat yang jujur mengakui bahwa pada abad pertengahan, kaum
Muslimin adalah guru-guru bangsa Eropa selama tidak kurang dari 600 tahun.
Gustave Lebon mengatakan bahwa terjemahan buku-buku bangsa Arab (Islam),
terutama buku-buku keilmuan hampir menjadi sumber satu-satunya pengajaran di
banyak perguruan tinggi Eropa selama V atau VI abad. Dapat di katakan bahwa
pengaruh bangsa Eropa dalam beberapa bidang ilmu seperti ilmu kedokteran masih
berlanjut sampai sekarang. buku-buku karangan Ibnu Sina pada akhir abad yang
lalu masih di ajarkan di Montpellier. Dan Lebon juda mengatakan bahwa hanya
buku-buku bangsa arablah yang di jadikan sandaran oleh Roger Bacon , Leonardo
da Vinci dan lain-lain.
Orang Eropa juga memanfatkan keunggulan
ilmu orang Muslim dalam beberapa keperluan mereka. Vasco da Gama misalnya, yang
merintis jalan bagi Eropa menuju ke semenanjung harapan, setelah menemukan
jalan tersebut, ia bertemu dengan seorang pelaut Muslim arab yang bernama Ibnu
Majid. Maka Ibnu Majid memperlihatkan kepadanya beberapa alat untuk mengarungi
laut yang di milikinya seperti kompas dan sejenisnya. Lalu Ibnu majid
meninggalkan Vasco da Gama sebentar, kemudian ia masuk ke ruangan dan kembali
menemui Vasco da Gama bersama alat-alat yang membuatnya terkagum-kagum. Lalu
Vasco da Gama menawarkan kepada Ibnu Sina agar menjadi Guidenya menuju gugusan pulau India timur.
IV.
KESIMPULAN
Kemerosotan Islam sangat menurun
derastis atas Eropa. Kini berputar arah menjadi Eropa yang lebih maju karena
kegigihan, keuletan dan kesungguhan Eropa untuk belajar menguasai alam,
sehingga Eropa menjadi penguasa-penguasa lautan lautan dan kebebasannya
melakukan perekonomian. Sehingga negara-negara lain, khususnya peradaban Islam
belajar banyak dari Eropa. Sehingga Eropa telah di akui oleh seluruh Dunia.
Tapi di samping itu peradaban Islam
juga di katakan hebat, karena peradaban Eropa banyak belajar dari Islam dan
bahkan Eropa mengakui bahwa Islam adalah guru-gurunya orang Eropa, yang lebih
baiknya lagi bahwa Bahasa Arab (bahasa orang Islam) dapat di katakan sebagai
bahasa yang terbaik di antara bahasa-bahasa lain. Dan yang terbukti memiliki
wawasan luas bagi orang yang menggunakan bahasa tersrbut.
V.
PENUTUP
Demikian makalah ini kami buat, semoga dapat menambah ilmu kita semua.
Kami sadar dalam pembuatan makalah ini masih banyak kekurangan, untuk itu
kritik dan saran yang membangun tetap di harapkan sebagai acuan dalam pembuatan
makalah selanjutnya.
DAFTAR PUSTAKA
Fu’adi Imam, Sejarah Peradaban Islam I. (Yogyakarta: Teras,
2011).
Yatim Badri, Sejarah Peradaban Islam, (Jakarta: Raja
Grafindo Persada, 2000).
http://sumbangan_dunia_islam_terhadap_kebangkitan
_eropa-muslim_daidy.net.
Langganan:
Komentar (Atom)
