PERTUMBUHAN DAN
PERKEMBANGAN PERADABAN EROPA
MAKALAH
Disusun
Guna Memenuhi Tugas
Mata
Kuliah: Sejarah Peradaban Islam
Dosen
Pengampu: Drs. H. Mustopa, M.Ag
Disusun
Oleh:
1.
Bidayatul
Hidayah (133311033
2.
Adib
Af’al (133311034)
3.
Irrodatus
Salamah (133311035)
4.
Durrotun
Nafisah (133311036)
FAKULTAS
ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN
INSTITUT
AGAMA ISLAM NEGERI WALISONGO
SEMARANG
2013
I.
PENDAHULUAN
Peradaban Islam yang dulunya maju pesat dan
menjadi sorotan dunia di sekitar abad ke-16. Kini peradaban Islam menjadi
lumpuh dan terbelakang. Di karenakan peradaban Eropa yang selalu berusaha keras
untuk maju dan juga belajar khasanah dari peradaban Islam. Belajar
menerjemahkan karya Ilmiah dari peradaban Islam sehingga peradaban Eropa
menemukan jalan keluar atau solusi untuk maju dan solusi untuk meninggalkan
keterpurukan.
Setelah belajar banyak dari
peradaban Islam, peradaban Eropa telah berhasil menemukan penemuan-penemuan
yang tidak ternilai harganya. Eropa menjadi maju dalam dunia perdagangan karena
tidak lagi tergantung kepada jalur lama yang di kuasai oleh umat Islam pada
waktu itu.
Kegigihan peradaban Eropa untuk maju sangatlah besar,
sehingga peradaban Eropa menemukan dinding laut yang di ubah menjadi jalan
raya. Kini Eropa yang dahulunya terbelakang menjadi yang di pertuan di lautan.
Dan demikian yang di pertuan di dunia. Maka terjadilah perubahan nasib yang
maha dahsyat dalam sejarah seluruh umat manusia.
II.
RUMUSAN MASALAH
A. Bagaimana
cara Eropa untuk maju?
B. Apa saja penemuan-penemuan Eropa atas
penelitiannya?
C. Apa saja yang menjadi penyebab atas kemunduran
islam?
III.
PEMBAHASAN
A. Kemajuan atau kebangkitan Eropa
Islam dahulu mengalami kemajuan yang
sangat pesat yang berada di bawah pimpinan Turki Usmani. Yang pada waktu itu
Islam mengalami kemajuan yang sangat pesat bahkan menjadi sorotan dunia.
Berbanding dengan peradaban Eropa yang mengalami keterbelakangan dan kebodohan.
Tetapi karena kegigihan dan keuletan
peradaban Eropa untuk maju melangkah demi terwujudnya kebangkitan negaranya. Orang-orang
Eropa belajar khasanah dari peradaban Islam, belajar menerjemahkan karya
ilmiah, dari orang-orang islam. Setelah menggali banyak ilmu dari peradaban
Islam, orang-orang eropa kembali ke negaranya masing-masing, lalu mendirikan
lembaga pendidikan dan menyalurkan ilmu-ilmu yang telah di pelajari banyak dari
peradaban Islam.
Dalam perkembangan selanjutnya
Eropa melahirkan ‘’Renaissance Revormasi’’
dan ‘’Rasionalisme di Eropa’’. Sementara
itu pada abad 17 M dunia Islam mengalami kemunduran. Di sebabkan karena
lahirnya ‘’Renaissance’’ dari
peradaban Eropa. Gerakan ini terbukti melahirkan perubahan-perubahan besar
dalam sejarah dunia. Keberhasilan bangsa-bangsa Eropa dalam menemukan banyak
penelitian dan menaklukan lautan, menjelajahi benua yang dulunya masih meliputi
kegelapan.
Dengan temuan-temuan itu, Eropa
memperoleh kemajuan-kemajuan dalam dunia perdagangan. Karena Eropa tidak
tergantung lagi dengan jalur lama yang di kuasai oleh umat Islam dahulu. Dengan
itu terangkatnya perekonomian-perekonomian bangsa eropa. Di susul pula dengan
penemuan-penemuan dan perkembangan dalam bidang ilmu pengetahuan, dan semakin
cepatnya perkembangan itu di temukan mesin uap dan semacam teknologi. Yang
kemudian melahirkan Revolusi Industri di Eropa. Dan juga tegnologi perkapalan
berkembang dengan pesat, sehingga Eropa menjadi
penguasa lautan dan kebebasannya melakukan kegiatan perekonomian dan
perdagangan ke seluruh dunia tanpa hambatan dari peradaban islam. Lengkap sudah kejayaan
peradaban Eropa atas Islam.
Sedangkan kaum Islam tertinggal
jauh atas Eropa.
Tertinggal
dari segi;
a) Perekonomian
b) Ilmu pendidikan
c) Kebudayaan
d) Tegnologi
e) Industri perang persenjataan
f) Dan Militer.
Padahal pada waktu-waktu itu,
sebelumnya Islam di bawah pimpinan Turki Utsmani telah mengalami keunggulan
yang diakui seluruh dunia. Yang akhirnya benturan-benturan dari kekuatan Eropa
itu menyadarkan umat Islam, bahwa Islam telah tertinggal jauh dari Eropa.
Padahal Eropa dulunya belajar banyak dari peradaban Islam, sekarang telah
berputar arah menjadi Islam yang belajar banyak dari eropa. Dengan semua itu
akhirnya Islam berada di bawah kekuasaan Eropa.
B. Penemuan-Penemuan Hebat Peradaban Eropa
1. Sejak abad ke-12M, setelah Eropa belajar
dari Islam eropa berhasil menemukan “Renaissance
Revormasi” dan “Rasionalisme di
Eropa”.
2. Setelah Eropa menyelidiki rahasia alam,
Eropa menemukan dua penemuan yang sangat berarti yaitu;
a. Menemukan benua amerika pada tahun 1492M
yang di temukan oleh Chrystoper Colombus.
b. Menemukan jalan ke timur melalui tanjung
harapan pada tahun 1498M oleh Vasco Da Gama.
3. Menaklukan lautan dan menjelajahi benua
yang sebelumnya masih meliputi kegelapan.
4. Penemuan tegnologi dan militer.
C. Penjajahan Eropa atas Islam
Saat islam mengalami kemunduran di
periode pertengahan pada periode ini Islam mulai bermunculan pemikiran
pembaharuan dalam islam. Gerakan pembaharuan itu paling tidak muncul karena dua
hal yaitu:
1. Timbulnya kesadaran kalangan ulama’
bahwa banyaknya ajaran-ajaran asing yang masuk dan di terima sebagai ajaran
islam. Padahal ajaran-ajaran itu bertentangan dengan semangat ajaran islam yang
sebenarnya. Contoh: Bid’ah, Khurafat, dan Tahayyul.
Dan ajaran-ajaran itulah menurut mereka yang membawa Islam menjadi mundur. Dan
dari sinilah Islam berusaha bangkit untuk membersihkan Islam dari ajaran-ajaran
atau paham-paham seperti itu.
2. Pada periode ini juga, Islam sadar akan
ketertinggalannya di bidang politik. Dengan itu Islam berusaha bangkit dengan
mencontoh peradaban barat dengan masalah politik dan peradaban untuk
menciptakan “Blance of Power”.
Sebagaiman
telah di sebut ketika tiga kerajaan besar Islam yang sedang mengalami
kemunduran seperti:
a) Kerajaan syafawi hancur di awal abad
ke-18 M
b) Kerajaan Mughal hancur pada awal paro
kedua abad ke-19 M di tangan Inggris
c) Kekuatan Islam terakhir di dalam
pimpinan Utsman di Turki yang masih di segani oleh lawan. Akan tetapi yang
terakhir inipun terus mengalami kemunduran demi kemunduran, sehingga di juluki
sebagai “The Sick Man of Eorope”
(Orang sakit dari Eropa). Dan kelemahan-kelemahan inilah yang menyebabkan eropa
dapat mencaplok atau menduduki dan
menjajah Negeri-negeri Islam dengan mudah.
D. Eropa dan sentuhan peradaban Eropa.
Melalui interaksinya dengan dunia islam,
Eropa menyadari keterbelakangan dan ketertinggalan mereka. Interaksi tersebut
menyebabkan adanya sentuhan peradaban Islam terhadab mereka. Proses persentuhan
itu terjadi melalui konflik-konflik bersenjata, seperi dalam perang salib
maupun melalui cara-cara damai seperti di Andalusia.
Bagaimanapun juga dalam bidang peradaban
menteri, Eropa berhutang budi terhadab perang salib. Perang ini telah membawa
kaum kristen ke dalam kontak langsung dengan orang-orang muslim di tanah Islam
itu sendiri orang-orang Kristen mendapati bahwa di levan banyak hal baru bagi
mereka dan teknik-teknik yang tidak di kenal di barat.oleh karena itu ketika
terjadi genjatan senjata, mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk mempelajari
teknik-teknik baru di bidang pertanian, industri dan kerajinan, serta melakukan
hubungan perdagangan dengan orang-orang muslim. Tidak sedikit di antara
orang-orang Kristen yang ikut perang salib adalah para saudagar yang
berpendapat bahwa perang ini merupakan kesempatan untuk mengadakan hubungan
dagang baru. Lama kelamaan perang salib menyesuaikan diri dengan usaha politik
perdagangan bandar-bandar Italia, terutama Vinesa. Selain itu kota-kota
perdagangan di Italia Utara, Jerman Selatan dan Belanda juga mulai berkembang
akibat perang salib. Dari kota-kota inilah yang mengakibatkan kemunculan Renaissance.
Selain melalui perang salib, cara lain
terjadinya sentuhan peradaban Islam terhadab Eropa adalah melalui cara yang
murni damai di Andalusia. Ketika Eropa masih larut di dalam keterbelakangannya,
Andalusia tumbuh dalam kemajuan dan kegemilangan peradaban. Ustadz Muhammad
al-Husaini Rakha mengatakan: Di antara bukti kebesaran peradaban Spanyol bahwa
di Cordova saja terdapat 50 Rumah sakit, 900 Toilet, 800 Sekolah, 600 Masjid,
perpustakaan umum yang memuat 600.000 buku dan 70 perpustakaan pribadi lainnya.
Orang-orang Eropa aktif berinteraksi dengan
orang-orang Arab dan mengambil ilmu dari
mereka serta mengambil manfaat dari peradaban mereka. Orang-orang Eropa datang
ke Andalusia untuk belajar di Universitas-universitas umat Islam. Diantara
mereka terdapat para tokoh gereja dan para bangsawan. Sebagai contoh: Salah
seorang yang sangat luar biasa kepandaiannya pada abad X yang bernama Gerbert
d’aurillact. Ia menjadi paus prancis pertama di bawah gelar Sylvester II. Dan
orang-orang Eropa yang belajar di Andalusia itu melakukan gerakan penerjemah
kitab-kitab para ilmuan Muslim yang berbahasa arab ke bahasa latin dan mulailah
buku-buku tersebut di ajarkan di perguruan-perguruan tinggi barat. Ketika itu Bahasa Arab menjadi
bahasa terdepan di dunia. Dalam masalah ilmu pengetahuan harus pandai berbahasa
arab. Bercakap-cakap menggunakan Bahasa tersebut merupakan bukti tingkat
wawasan yang tinggi.
Banyak orang Barat yang jujur mengakui bahwa pada abad pertengahan, kaum
Muslimin adalah guru-guru bangsa Eropa selama tidak kurang dari 600 tahun.
Gustave Lebon mengatakan bahwa terjemahan buku-buku bangsa Arab (Islam),
terutama buku-buku keilmuan hampir menjadi sumber satu-satunya pengajaran di
banyak perguruan tinggi Eropa selama V atau VI abad. Dapat di katakan bahwa
pengaruh bangsa Eropa dalam beberapa bidang ilmu seperti ilmu kedokteran masih
berlanjut sampai sekarang. buku-buku karangan Ibnu Sina pada akhir abad yang
lalu masih di ajarkan di Montpellier. Dan Lebon juda mengatakan bahwa hanya
buku-buku bangsa arablah yang di jadikan sandaran oleh Roger Bacon , Leonardo
da Vinci dan lain-lain.
Orang Eropa juga memanfatkan keunggulan
ilmu orang Muslim dalam beberapa keperluan mereka. Vasco da Gama misalnya, yang
merintis jalan bagi Eropa menuju ke semenanjung harapan, setelah menemukan
jalan tersebut, ia bertemu dengan seorang pelaut Muslim arab yang bernama Ibnu
Majid. Maka Ibnu Majid memperlihatkan kepadanya beberapa alat untuk mengarungi
laut yang di milikinya seperti kompas dan sejenisnya. Lalu Ibnu majid
meninggalkan Vasco da Gama sebentar, kemudian ia masuk ke ruangan dan kembali
menemui Vasco da Gama bersama alat-alat yang membuatnya terkagum-kagum. Lalu
Vasco da Gama menawarkan kepada Ibnu Sina agar menjadi Guidenya menuju gugusan pulau India timur.
IV.
KESIMPULAN
Kemerosotan Islam sangat menurun
derastis atas Eropa. Kini berputar arah menjadi Eropa yang lebih maju karena
kegigihan, keuletan dan kesungguhan Eropa untuk belajar menguasai alam,
sehingga Eropa menjadi penguasa-penguasa lautan lautan dan kebebasannya
melakukan perekonomian. Sehingga negara-negara lain, khususnya peradaban Islam
belajar banyak dari Eropa. Sehingga Eropa telah di akui oleh seluruh Dunia.
Tapi di samping itu peradaban Islam
juga di katakan hebat, karena peradaban Eropa banyak belajar dari Islam dan
bahkan Eropa mengakui bahwa Islam adalah guru-gurunya orang Eropa, yang lebih
baiknya lagi bahwa Bahasa Arab (bahasa orang Islam) dapat di katakan sebagai
bahasa yang terbaik di antara bahasa-bahasa lain. Dan yang terbukti memiliki
wawasan luas bagi orang yang menggunakan bahasa tersrbut.
V.
PENUTUP
Demikian makalah ini kami buat, semoga dapat menambah ilmu kita semua.
Kami sadar dalam pembuatan makalah ini masih banyak kekurangan, untuk itu
kritik dan saran yang membangun tetap di harapkan sebagai acuan dalam pembuatan
makalah selanjutnya.
DAFTAR PUSTAKA
Fu’adi Imam, Sejarah Peradaban Islam I. (Yogyakarta: Teras,
2011).
Yatim Badri, Sejarah Peradaban Islam, (Jakarta: Raja
Grafindo Persada, 2000).
http://sumbangan_dunia_islam_terhadap_kebangkitan
_eropa-muslim_daidy.net.