Selasa, 10 Mei 2016

Surat Untuk Calon Imamku

Oleh; Bidayatul Hidayah

Untuk Laki laki yang saya sayang yang selalu ada dalam ingatan. saya beranikan diri untuk menulis kalimat dengan pena tak bertinta. saya tahu kodrat saya sebagai seorang wanita yang akan terus ditata. saya tahu posisi saya dibawahmu. saya sangat tahu bahwa kau adalah seoramng laki laki yang akan terus menjadi raja. saya paham betul, saya mencari ilmu bukan untuk menyaingi jabatanmu. saya belajar untuk membina sebuah masa depan. saya belajar untuk mempersiapkan diri menjawab pertanyaan-pertanyaan cerdas dari anakmu, jika saya bodoh, lantas jawaban apa yang mampu saya tuahkan?. calon imamku, pahamilah saya, bisakah kau turuti permintaan sederhana saya? saya tak minta sepenggal hartamu, karena bagi saya menjadi wanita baik adalah sebaik-baiknya harta paling berharga dalam dunia ini. maka dari itu saya yang tak mampu sempurna selalu berusa menta segalanya.  kau akan kelihatan manis jika kau buang sebatang permen berasap, itu sebabnya aku akan selalu menghawatirkanmu, kau akan kelihatan gagah manakala seluruh nafasmu tak akan meninggalkan lima waktumu, itu sebabnya saya selalu berharap kamu selalu ada dalam rido-Nya. bisakah kau menuruti permintaan sederhana saya? saya bukan wanita pengatur laki-laki. saya tak sedurhaka itu, saya hanya ingin mempersiapkan calon ayah yang soleh untuk pangeran kecilku kelak, tak hanya itu, saya juga selalu berharap pada Sang pencipta Cinta, agar dimudahkan langkahmu menuju saya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar