Oleh:
Bidayatul Hidayah
seperti
awan hitam...
yang
enggan menampakan awan biru
seperti
pelangi...
yang
enggan muncul di berhentinya hujan
mentari
pagi enggan menampakan sinarnya
mewakili
hatiku yang pilu...
wajah
kosongku menampung 1000 tanya
apa yang
telah terjadi pada duniaku??
ada
apa dengan perasaanku??
ku
tanyakan di tengah dinginnya malam
yang
bersaksi atas sabdamu...
jantung
di dada membungkam
bak
raga tak bernyawa
mata
berkaca
seperti
jiwa yang di hantam kecewa
tersobek
duka, dan tergores luka :'(
tutur
katamu seperti mawar merah
nan
indah.... namun berduri...
dan
aku jera…….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar