Minggu, 06 Juli 2014

Review Book



Pendidikan Neomodernisme (Telaah Pemikiran Fazlur Rahman)
Judul Buku           : Pendidikan Neomodernisme
Penulis                  : M.Rikza Chamami, M.Si
Penerbit                : Walisongo Press
Tanggal Terbit      : Juli 2010
Jumlah Halaman  : 201
Teks                      : Bahasa Indonesia

       Penulis buku “Pendidikan Neomodernisme” adalah M.Rikza Chamami, M.Si dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Walisongo Semarang. Beliau lahir di Desa Krandon Kota Kudus pada tanggal 20 Maret 1980 dari pasangan Chamami Tolchah dan Masfiyah Masruhan. Pendidikan dasar mulai dari TK dan SD di Nawa Kartika Langgarndalem Kudus. Setelah tamat SD, masih kembali menjadi siswa MI kelas 5 lagi di Maderasah Qudsiyyah Kauman Kudus. Kemudian beliau melanjutkan di MTs dan MA di almamater yang sama. Pendidikan nonformal ditempuh di Maderasah Mu’awanatul Muslimin Kudus, PP. Darun Najah Jerakah Tugu Semarang dan kursus Bahasa Inggris LBPP LIA Candi. Program S1 ditempuhnya di IAIN Walisongo Semarang jurusan Kependidikan Islam (KI) dan Program Minor Pendidikan Bahasa Arab (PBA). Dan lulus dengan predikat mahasiswa terbaik di jurusan Kependidikan Islam. Kemudian dalam waktu 2 tahun beliau berhasil menyandang gelar Master Studi Islam (MSI) dengan predikat cumlaude dan sebagai mahasiswa terbaik S2 program Studi Pendidikan Islam. Sebelum menjadi dosen sudah aktif menulis di beberapa media, seperti: suara merdeka, Radar Kudus, Solo Pos, Wawasan, Majalah Edukasi, Majalah Al-Mihrab, Majalah Ma’arif dan jurnal-jurnal Ilmiah. Buku Ilmiah yang dihasilkan antara lain: demi IPNU (Aneka Ilmu Semarang, 2003), Mengendalikan “Syahwat Politik” Kiai NU (Aneka Ilmu semarang,2004), Pendidikan Kaum Sarungan (IPNU press,2009), Pendidikan Neomodernisme: Telaah Pemikiran fazlur Rahman (Rasial semarang, 2010), Inspirasi Spirit isra’miraj Rasulullah SAW (Mubarok Press kudus,2012), kemudian beliau menulis buku dengan judul Studi Islam Kontemporer  (pustaka rizki putra, 2012).

Isi buku:
    
       Buku ini mengulas tentang hubungan antara Islam dan modernitas yang menyangkut problem teknis antara praktik keislaman dan gaya hidup modern, tetapi juga problem epistemologis yang menyangkut bagaimana pemikiran islam harus di letakkan dalam konteks perkembangan Ilmu pengetahuan dan perkembangan modern.
Dan tema tentang  intelektualisme dan pendidikan Islam dalam pandangan neomodernis Fazlur Rahman .

     Bab I berisi tentang pendahuluan yang menjabarkan tentang latar belakang, focus studi, metode studi, pengerangkaan studi. Secara singkatnya di bagian pendahuluan menjelaskan bahwa cara mengembangkan islam yang paling efektif adalah dengan pendidikan yang akan menjadikan sebuah keniscayaan sepanjang sejarah. Karena pendidikan dianggap mampu menyelesaikan problem sosial secara simultan dan bersifat permanen serta memberi kontribusi terhadap laju kehidupan umat secara mapan. Pemaknaan kemapanan kontribusi tersebut setidaknya dapat dilihat dari proses transformasi pengetahuan keilmuan. Proses keilmuan dalam Islam banyak digariskan dari sumber al-Quran. Al-Quran yang masuk dalam kategori prenial knowledge banyak memberikan abstraksi tentang pola pendidikan Islam. Namun dalam perkembangannya, pemaknaan subtansi alQuran banyak diwarnai oleh logika manusia tanpa memandang aspek sejarah, dari distorasi semacam ini nilai minus keagamaan muncul dan molai berkembang baik. 

       Bab II, membahas tentang “Neomodernisme dan Pendidikan Islam”, dalam bab ini berisi tentang fenomena Pendidikan Islam yang sedang menghadapi perkembangan zaman (modernisme), bahwa perubahan dunia dipandang sebagai sebuah tuntutan zaman yang memang bersifat dinamis. Modernisasi dipahami dalam dunia Islam sebagai sebuh fenomena jenus-faset  (berwajah ganda) yang membawa keuntungan tegnologi dan ilmu pengetahuan bagi masyarakat muslim, tetapi dengan akibat yang berpengaruh luas pada kebudayaan dan nilai-nilai.  Dan disini Fazlur Rahman menilai, beberapa masyarakat dalam menghadapi modernisasi dengan cara yang 
Pragmatis, mengakibatkan keterputsan yang tak terduga dengan tradisi sejarah Intelektual.

       Bab III, dalam bab ini membahas tentang “Riwayat Hidup Fazlur Rahman dan Pemikiran tentang pendidikan Islam”. Dalam bab ini mengulas tentang sketsa Biografi Fazlur rahman. Fazlir Rahman berasal dari kalangan ulama yang bermadhab hanafi, salah satu mazhab Sunni yang mempunyai watak liberal dengan mengandalkan peran akal. Beliau lahir pada tanggal 21 September 1919 di distrik hazara ketika india belum pecah menjadi 2 negara. Ayahnya bernama Sahab al-Din adalah seorang ulama terkenal lulusan deoband. Ketika Fazhur Rahman berusia 10 tahun, beliau sudah hafal al-quran. Ayanya sangat menghargai pendidikan sistem modern. Dorongan itulah yang banyak mempengaruhi pemikiran Fazlur rahman di kemudian hari.
            Dan mengulas tentang  Pemikiran  pendidikan Islam (pembaharuan Pendidikan Islam), untuk memajukan Islam di semua lini, hal prinsip yang harus digarap adalah Pendidikan. Fazlur Rahman banyak memberi dorongan tentang pembaharuan pendidikan Islam. Baginya pembaharuan merupakan satu-satunya solusi yang handal untuk bisa mengeluarkan Islam dari kemiskinan.

         Bab IV, bab ini membahas tentang implikasi neomodernisme fazlur Rahman dalam Pendidikan Islam. Dalam bab ini mengulas tentang implikasi neomodernisme. Sebagai pembahari islam, fazlur Rahman mempunyai pemikiran berlian  tentang pembaharuan pendidikan yang harus berakar pada sumber otentik islam. Berawal dari pandangan tersebut, Fazlur Rahman menekankan pentingnya etika yang dipetik dari al-Quran untuk dijadikan fundamen pengembangan pemikiran dan praktik pendidikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar