Pendidikan
Neomodernisme (Telaah Pemikiran Fazlur Rahman)
Judul
Buku : Pendidikan Neomodernisme
Penulis : M.Rikza Chamami, M.Si
Penerbit : Walisongo Press
Tanggal
Terbit : Juli 2010
Jumlah
Halaman : 201
Teks : Bahasa Indonesia
Penulis buku “Pendidikan Neomodernisme”
adalah M.Rikza Chamami, M.Si dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN
Walisongo Semarang. Beliau lahir di Desa Krandon Kota Kudus pada tanggal 20
Maret 1980 dari pasangan Chamami Tolchah dan Masfiyah Masruhan. Pendidikan
dasar mulai dari TK dan SD di Nawa Kartika Langgarndalem Kudus. Setelah tamat
SD, masih kembali menjadi siswa MI kelas 5 lagi di Maderasah Qudsiyyah Kauman
Kudus. Kemudian beliau melanjutkan di MTs dan MA di almamater yang sama.
Pendidikan nonformal ditempuh di Maderasah Mu’awanatul Muslimin Kudus, PP.
Darun Najah Jerakah Tugu Semarang dan kursus Bahasa Inggris LBPP LIA Candi.
Program S1 ditempuhnya di IAIN Walisongo Semarang jurusan Kependidikan Islam
(KI) dan Program Minor Pendidikan Bahasa Arab (PBA). Dan lulus dengan predikat
mahasiswa terbaik di jurusan Kependidikan Islam. Kemudian dalam waktu 2 tahun
beliau berhasil menyandang gelar Master Studi Islam (MSI) dengan predikat cumlaude dan sebagai mahasiswa terbaik
S2 program Studi Pendidikan Islam. Sebelum menjadi dosen sudah aktif menulis di
beberapa media, seperti: suara merdeka, Radar Kudus, Solo Pos, Wawasan, Majalah
Edukasi, Majalah Al-Mihrab, Majalah Ma’arif dan jurnal-jurnal Ilmiah. Buku Ilmiah
yang dihasilkan antara lain: demi IPNU (Aneka Ilmu Semarang, 2003),
Mengendalikan “Syahwat Politik” Kiai NU (Aneka Ilmu semarang,2004), Pendidikan
Kaum Sarungan (IPNU press,2009), Pendidikan Neomodernisme: Telaah Pemikiran
fazlur Rahman (Rasial semarang, 2010), Inspirasi Spirit isra’miraj Rasulullah
SAW (Mubarok Press kudus,2012), kemudian beliau menulis buku dengan judul Studi
Islam Kontemporer (pustaka rizki putra,
2012).
Isi
buku:
Buku ini mengulas tentang hubungan
antara Islam dan modernitas yang menyangkut problem teknis antara praktik
keislaman dan gaya hidup modern, tetapi juga problem epistemologis yang
menyangkut bagaimana pemikiran islam harus di letakkan dalam konteks
perkembangan Ilmu pengetahuan dan perkembangan modern.
Dan
tema tentang intelektualisme dan
pendidikan Islam dalam pandangan neomodernis Fazlur Rahman .
Bab I berisi tentang pendahuluan yang
menjabarkan tentang latar belakang, focus studi, metode studi, pengerangkaan
studi. Secara singkatnya di bagian pendahuluan menjelaskan bahwa cara
mengembangkan islam yang paling efektif adalah dengan pendidikan yang akan
menjadikan sebuah keniscayaan sepanjang sejarah. Karena pendidikan dianggap
mampu menyelesaikan problem sosial secara simultan dan bersifat permanen serta
memberi kontribusi terhadap laju kehidupan umat secara mapan. Pemaknaan
kemapanan kontribusi tersebut setidaknya dapat dilihat dari proses transformasi
pengetahuan keilmuan. Proses keilmuan dalam Islam banyak digariskan dari sumber
al-Quran. Al-Quran yang masuk dalam kategori prenial knowledge banyak memberikan abstraksi tentang pola
pendidikan Islam. Namun dalam perkembangannya, pemaknaan subtansi alQuran
banyak diwarnai oleh logika manusia tanpa memandang aspek sejarah, dari
distorasi semacam ini nilai minus keagamaan muncul dan molai berkembang
baik.
Bab II, membahas tentang “Neomodernisme dan
Pendidikan Islam”, dalam bab ini berisi tentang fenomena Pendidikan Islam yang
sedang menghadapi perkembangan zaman (modernisme), bahwa perubahan dunia
dipandang sebagai sebuah tuntutan zaman yang memang bersifat dinamis.
Modernisasi dipahami dalam dunia Islam sebagai sebuh fenomena jenus-faset (berwajah ganda) yang membawa keuntungan
tegnologi dan ilmu pengetahuan bagi masyarakat muslim, tetapi dengan akibat
yang berpengaruh luas pada kebudayaan dan nilai-nilai. Dan disini Fazlur Rahman menilai, beberapa
masyarakat dalam menghadapi modernisasi dengan cara yang
Pragmatis,
mengakibatkan keterputsan yang tak terduga dengan tradisi sejarah Intelektual.
Bab III, dalam bab ini membahas tentang
“Riwayat Hidup Fazlur Rahman dan Pemikiran tentang pendidikan Islam”. Dalam bab
ini mengulas tentang sketsa Biografi Fazlur rahman. Fazlir Rahman berasal dari
kalangan ulama yang bermadhab hanafi, salah satu mazhab Sunni yang mempunyai
watak liberal dengan mengandalkan peran akal. Beliau lahir pada tanggal 21
September 1919 di distrik hazara ketika india belum pecah menjadi 2 negara.
Ayahnya bernama Sahab al-Din adalah seorang ulama terkenal lulusan deoband. Ketika
Fazhur Rahman berusia 10 tahun, beliau sudah hafal al-quran. Ayanya sangat
menghargai pendidikan sistem modern. Dorongan itulah yang banyak mempengaruhi
pemikiran Fazlur rahman di kemudian hari.
Dan mengulas tentang Pemikiran pendidikan Islam (pembaharuan Pendidikan
Islam), untuk memajukan Islam di semua lini, hal prinsip yang harus digarap
adalah Pendidikan. Fazlur Rahman banyak memberi dorongan tentang pembaharuan
pendidikan Islam. Baginya pembaharuan merupakan satu-satunya solusi yang handal
untuk bisa mengeluarkan Islam dari kemiskinan.
Bab IV, bab ini membahas tentang
implikasi neomodernisme fazlur Rahman dalam Pendidikan Islam. Dalam bab ini
mengulas tentang implikasi neomodernisme. Sebagai pembahari islam, fazlur
Rahman mempunyai pemikiran berlian
tentang pembaharuan pendidikan yang harus berakar pada sumber otentik
islam. Berawal dari pandangan tersebut, Fazlur Rahman menekankan pentingnya
etika yang dipetik dari al-Quran untuk dijadikan fundamen pengembangan
pemikiran dan praktik pendidikan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar