Kamis, 10 Juli 2014

Nganggur di siang bolong, jadilah puisi ini



Oleh; Bida

aku terpenjara..
terpenjara dalam kebaikan..
aku tersesat..
tersesat di jalan yang benar..
aku tak mampu seperti mereka..
bergerak merajalela
aku terdiam disini..
sendirii...
dengan sejuta mimpiku..
aku menutup mata..
untuk mereka yang menertawakan citaku..
aku menutup telinga...
untuk mereka yang mengabaikan usahaku..
kan ku buka lebar hatiku.. (sabar)
untuk mereka yang memandang sebelah mata..
ku buka uluran tanganku (memaafkan)
untuk mereka yang terluka..
karena melihat kesuksesanku kelak,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar